EDITORS

Pick's

SEE ALL

“Siapakah penindas? Mereka yang sedikit jumlahnya. Siapakah yang tertindas? Mereka yang banyak jumlahnya.” Tidak terhitung banyaknya penulis Amerika yang memiliki sisi radikal dalam pandangan politik mereka, dari Harriet Beecher Stowe hingga John Steinbeck, tetapi hanya sedikit yang lebih radikal daripada Mark Twain (1835-1910). Twain lahir dengan nama ‘Samuel Langhorne Clemens’. . .

Dalam makalah ini dikemukakan bahwa alasan tumbuhnya Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1920an tidak dipahami secara memadai dalam literatur-literatur terdahulu. Mengingat fakta bahwa dukungan paling militan terhadap PKI terjadi di daerah-daerah seperti Banten (Jawa Barat) dan Sumatera Barat, di mana proletariat belum berkembang dengan baik, sebagian besar analis mengaitkan keberhasilan. . .

Pada abad kedua puluh satu, Bagindo Fahmi menjalani kehidupan yang cukup tenang di sebuah rumah semen di belakang Taman Budaya (Taman Budaya – kompleks seni pertunjukan lokal) di Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Ia menyaksikan cucu-cucunya memasuki sekolah menengah atas, dan menyambut beberapa orang yang mampir, baik untuk mengobrol atau menggunakan. . .

Hari ini (19-9-2021, ketika tulisan ini dimuat di Jacobin) menandai satu abad kelahiran filosof asal Brazil, Paulo Freire, yang dikenal sebagai seorang sosialis yang sepanjang hidupnya telah mengabdikan dirinya sebagai pedagog marxist. Gagasannya telah ia tulis dalam buku berjudul Pedagogy of the Oppressed atau Pendidikan Kaum Tertindas. Freire juga menjadi. . .

ULASAN

BUKU

POST

SPINNER!

CUBADAK

KANTANG

Add Your Heading Text Here

Add Your Heading Text Here

Add Your Heading Text Here